Jumat, 03 Juli 2009

PERENCANAAN KEHAMILAN

clip_image002Merencanakan kehamilan dengan baik adalah merupakan keputusan yang bijaksana demi anda dan anak anda.

Banyak kaum wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil sampai beberapa minggu setelah terjadinya kehamilan. Harus disadari bahwa minggu-minggu awal kehamilan sebenarnya adalah merupakan kunci awal bagaimana bayi anda akan tumbuh dan berkembang didalam tubuh anda

Pada minggu-minggu awal kehamilan, status kesehatan dan nutrisi anda akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi anda.

Kesehatan dan perawatan kesehatan yang prima sebelum kehamilan (lazim disebut sebagai perawatan prakonsepsi) akan membantu anda untuk melewati masa-masa kehamilan dengan baik.

Tulisan ini akan memberikan penjelasan mengenai :

1. Bagaimana mempertahankan kesehatan sebelum kehamilan

2. Apa yang dapat anda peroleh dengan mengunjungi dokter ahli obstetri ginekologi

3. Gaya hidup apa yang dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kehamilan

Kunjungan prakonsepsi

Bila anda sedang merencanakan kehamilan, buat perjanjian untuk kunjungan ke dokter ahli obstetri ginekologi pilihan anda. Dokter akan melakukan identifikasi adanya faktor resiko pada diri anda yang dapat mempengaruhi anda dan bayi anda nantinya. Kepada anda akan diajukan sejumlah pertanyaan mengenai pola makan sehari-hari, gaya hidup, riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita, alat kontrasepsi yang pernah atau sedang digunakan, riwayat kehamilan yang pernah anda alami dan sejumlah penyakit tertentu dalam keluarga. Bersikap terbuka dan jujur akan sangat bermanfaat bagi langkah anda dalam mempersiapkan kehamilan. Anda juga mendapatkan kesempatan untuk memperoleh perawatan khusus yang diperlukan selama kehamilan.

Gaya hidup

Dokter akan memberikan pertanyaan mengenai kehidupan keluarga, riwayat pekerjaan dan pola gaya hidup anda. Pertanyaan juga akan menyangkut perihal hobi, kebiasaan, pola makan dan kebiasaan olah raga dan segala sesuatu yang biasa terjadi dirumah atau di tempat pekerjaan yang diperkirakan dapat mempengaruhi kehamilan.

Pola makan sehari-hari dan nutrisi

Dokter akan menilai bagaimana pola makan anda maupun keluarga anda. Dia akan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar :

- Berat badan

- Penggunaan vitamin dan suplemen

- Kebiasaan makan , misal apakah anda adalah seorang vegetarian atau memiliki kebiasaan melakukan puasa.

Bila anda sedang merencanakan kehamilan, anda harus mencapai berat badan yang sehat sebelum kehamilan terjadi. Wanita yang memiliki berat badan kurang harus meningkatkan berat badannya sebelum hamil dan sebaliknya wanita yang berat badannya lebih harus mencoba untuk mengurangi berat badan sebelum hamil. Diet ketat selama kehamilan sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Berat badan berlebihan dapat menyebabkan terjadinya hipertensi dan atau diabetes disamping adanya ancaman terhadap kesehatan jantung. Ancaman tersebut akan menjadi semakin nyata saat kehamilan dimana kerja jantung anda akan menjadi semakin berat untuk memenuhi kebutuhan metabolisme ibu dan anak. Wanita dengan obesitas akan berhadapan dengan sejumlah masalah kesehatan saat kehamilan yang mempengaruhi kesehatan ibu dan anak antara lain kemungkinan terjadinya makrosomia (janin dengan berat badan lebih dari 4500 gram ) yang dapat menyebabkan kesulitan persalinan.

Berat badan yang sangat kurang akan mempersulit terjadinya kehamilan. Bila terjadi kehamilan maka kemungkinan terjadinya persalinan preterm atau pertumbuhan janin terhambat akan meningkat. Bayi seperti ini akan menimbulkan masalah sebelum ataupun setelah persalinan.

Untuk mencapai berat badan sehat sebelum kehamilan, anda harus merencanakan diet anda dengan baik. Kebutuhan rata-rata wanita adalah 2000 kalori per hari. Dibutuhkan konsumsi sayur, buah serta karbohidrat dalam jumlah cukup setiap hari. Konsumsi minuman bebas lemak atau susu rendah lemak dalam jumlah memadai. Bila pola makan anda sudah baik, maka perubahan untuk meningkatkan kalori dan nutrien ekstra akan dapat dengan mudah dilakukan.

Asam folat dapat menurunkan resiko kejadian neural tube defects pada janin. Kejadian NTD’s berlangsung pada masa kehamilan yang sangat dini dan biasanya kaum wanita belum menyadari bila dirinya sedang hamil. Oleh karena itu. Disarankan agar semua wanita pada usia reproduksi mengkonsumsi asam folat sebanyak 400 mcg setiap hari.

Asam folat dapat ditemukan pada sayuran hijau segar, jeruk, kedelai dan produk gandum akan tetapi jumlah asam folat yang diperlukan tubuh sulit dipenuhi bila hanya mengandalkan asupan alamiah. Dengan demikian maka dokter memberikan saran agar semua wanita mengkonsumsi asam folat atau multivitamin yang mengandung asam folat setiap hari.

Berikan informasi pada dokter mengenai produk herbal, vitamin atau suplemen nutrisi lain yang anda gunakan. Sejumlah vitamin tertentu dapat membahayakan tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan. Seperti misalnya vitamin A dengan dosis lebih dari 10.000 IU yang diketahui dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin.

Mempertahankan Kebugaran Tubuh

Kesehatan yang prima diperoleh dari diet yang memadai dan olah raga secara teratur. Bila anda memiliki kebiasaan olah raga teratur sebelum kehamilan anda akan berkesempatan untuk menjalani kehamilan dengan nyaman dan sedikit masalah. Olahraga yang dapat anda lakukan selama kehamilan tergantung pada derajat kesehatan dan seberapa aktif anda sebelum hamil. Bila anda tidak memiliki masalah kesehatan, anda dapat melakukan olah raga selama 30 menit dengan tingkat aktivitas sedang setiap hari. Lakukan aktivitas sehari-hari berupa aktivitas merawat kebun atau membersihkan rumah.

Berenang dan berjalan kaki adalah bentuk olahraga yang sangat bagus. Jenis olahraga tertentu yang agak berat dapat anda lakukan selama kehamilan bila memang anda sudah terbiasa dengan jenis olah raga tersebut sebelum kehamilan.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Wanita korban kekerasan dalam rumah tangga seringkali akan mengalami kekerasan selama kehamilan. Bila anda adalah korban kekerasan dalam rumah tangga, sampaikan hal ini pada dokter atau pihak yang berwenang. Akan ada jalan keluar bagi masalah yang dihadapi oleh para korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya yang sedang hamil

Alkohol, rokok dan obat terlarang

Merokok, minum alkohol dan menggunakan obat terlarang berbahaya bagi bayi meskipun hanya sesekali atau dalam jumlah kecil.

Bila anda adalah perokok, peminum atau pengguna obat terlarang, maka saat ini merupakan awal yang baik untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Ceritakan hal ini pada dokter, carilah cara untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Pasangan anda juga harus segera menghentikan kebiasaan buruk ini. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bila pasangan anda adalah perokok, peminum atau pengguna obat-obat terlarang maka ini semua akan merendahkan derajat kesuburannya oleh karena rusaknya sperma dan menimbulkan efek berbahaya bagi janin. Bila anda hidup bersama dengan seorang perokok maka anda akan menjadi perokok pasif dengan akibat serupa bila anda adalah perokok sebenarnya.

Lingkungan hidup

Sejumlah bahan yang ada disekitar kita adalah bahan yang dapat menyulitkan anda untuk menjadi hamil atau memahayakan janin anda bila anda sedang hamil. Hindarilah hidup dalam lingkungan yang dapat mengganggu fertilitas atau membahayakn jiwa anak anda.

Bahan kimia yang biasa digunakan dalam bidang fotografi, pelarut cat, logam berat seperti merkuri atau timbal, pestisida adalah bahan berbahaya bagi kehidupan kita.

Kondisi medis tertentu

Penderita diabetes, hipertensi, kejang dan penyakit jantung atau obesitas membutuhkan perawatan khusus selama kehamilan. Obat yang biasa anda gunakan mungkin perlu diganti bila anda menghendaki kehamilan.

Anda harus menceritakan pada dokter bila anda sudah biasa meminum obat-obat tertentu untuk mempertahankan kesehatan anda atau obat-obat yang mudah diperoleh secara bebas tanpa resep termasuk diantaranya adalah obat-obat untuk jerawat, penurun tekanan darah atau untuk mengatasi kejang.

Vaksinasi

Infeksi dapat membahayakan ibu ataupun janin. Sejumlah penyakit infeksi selama kehamilan dapat menyebabkan cacat pada janin .

Vaksinasi dapat mencegah sejumlah penyakit infeksi (lihat kotak penjelasan). Perlu bagi anda untuk memperoleh jenis vaksinasi tertentu sebelum kehamilan oleh karena sejumlah vaksin tidak boleh digunakan bila sedang hamil.

Infeksi

Infeksi dapat terjadi melalui kontak seksual – penyakit menular seksual, penyakit ini dapat membahayakan kehamilan. Sejumlah PMS dapat menyebabkan halangan bagi anda untuk menjadi hamil serta membahayakan kehidupan janin.

Bila anda menduga bahwa anda atau pasangan anda menderita PMS, lakukan pemeriksaan dan terapi. Pasangan anda juga harus mendapatkan pengobatan. Jangan melakukan hubungan seksual sebelum masalah PMS yang ada diatasi.

Infeksi HIV – human immunodeficiency virus (HIV) dapat memhayakan ibu dan janin. Terapi dini dapat membantu untuk mencegah infeksi pada janin. Dengan alasan ini, dokter mungkin akan menawarkan tes skrining HIV pada anda.

Are Your Immunizations Up-to-Date?

Women in their reproductive years should have immunizations as a routine part of preventive care:

  1. Tetanus–diphtheria booster (every 10 years)
  2. Measles, mumps, rubella (once if not immune)
  3. Varicella vaccine (once if not immune)
  4. Human papillomavirus (once between the ages 9 and 26 years)
  5. Chicken pox* (once if not immune)
  6. Hepatitis A vaccine*
  7. Hepatitis B vaccine*
  8. Influenza vaccine*
  9. Pneumococcal vaccine*

*These immunizations are given as needed based on risk factors. Check with your health care provider.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar